Video Bokep Indo

Saturday, March 14, 2015

Ceria Sex Threesome dengan Adik dan Temannya

Ceria Sex Threesome dengan Adik dan Temannya - Nama saya Florence seperti yang anda ketahui bahwa saya telah banyak berkontribusi di situs ini. Banyak sekali cinta yang dapat membangkitkan keinginan untuk bercinta dan sekarang saya akan menceritakan pengalaman yang dialami oleh adik kandungku yang berumur 12 tahun.
 http://ceritadewasa.org/wp-content/uploads/2012/08/Foto-Model-Bugil-Indonesia9-200x300.jpg
Saya memiliki seorang adik yang bernama Lionel. Dia berusia 12 tahun dan bersekolah di salah satu SMP di Jakarta Timur. Beberapa bulan yang lalu, Lionel datang mengunjungiku karena dia sedang dalam liburan selama 1 bulan dan saya tidak begitu tahu liburan apa, yang pasti saya senang sekali karena adikku datang dari Jakarta. Di saat itu, Lionel datang bersama temannya yang bernama Lyndon. Lionel berkata bahwa dia sempat singgah 1 hari di Singapura karena dia mesti menjemput Lyndon yang sedang sekolah SMP juga di Singapura dan bersama-sama pergi ke Roma, Italy.
Disaat adikku dan temannya datang, Erick kebetulan sedang tugas di luar negeri sehingga saya bisa menyempatkan untuk pergi berjalan-jalan bersama adikku dan temannya. Setelah seharian saya menemani Lionel dan Lyndon, saya merasa lelah sekali sehingga saya memutuskan untuk beristirahat setelah kami bertiga selesai mengelilingi kota Roma.
Di saat saya sedang terlelap tidur, tiba-tiba saya merasakan ada 2 orang laki-laki yang sedang menggerayangi tubuh saya dan membuat saya terbangun dari tidur dan melihat apa yang sedang terjadi. Saya sempat kaget karena saya menemukan tubuh saya dalam keadaan telanjang total dan saya melihat Lionel sedang mengulum payudara saya yang sebelah kiri sedangkan Lyndon, temannya sedang mengemut payudara saya yang sebelah kanan sambil tangannya mulai nakal karena mulai menggerayangi bagian sensitif saya yaitu di sekitar kelamin dan klitoris.
Saat itu saya teringat sekali bahwa ada 2 pikiran yang berlainan berkecamuk di dalam diri saya. Di satu pihak, saya tidak mau bercinta dengan adik saya sendiri sedangkan di lain pihak, saya semakin terangsang dengan permainan mereka apalagi Lyndon semakin liar memainkan tangannya di bagian klitorisku sehingga membuat saya mendesah-desah sambil mengelus-elus leherku yang cukup jenjang.
Adikku mulai menghentikan aksinya dan mulai mendekati kelaminku dan dia mulai menjilati liang kenikmatanku dengan lidahnya yang masih kecil. Saya merasakan kenikmatan yang belum pernah kudapatkan dari seorang bocah kecil dan saya mengetahui bahwa mereka sedang mempelajari cara memuaskan seorang wanita karena Lionel menjilati liang kewanitaan saya sambil kadang-kadang melihat ke buku pornonya yang memperlihatkan gambar seorang wanita telanjang dan sekali-kali memperlihatkan ke temannya. Saya kurang mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh mereka karena saya mulai merasakan getaran-getaran hasrat yang membuatku ingin bercinta dengan adikku sendiri.
Saya langsung berkata kepada Lionel, “De, kamu entotin Cici ya.. Cici udah nggak tahan nih”. Dengan polos, Lionel menjawab, “Gimana caranya, Ci?”. Dengan tenang kemudian, saya menyuruh Lionel untuk berbaring dan saya menyuruh temannya untuk pindah tempat sebentar. Saya mulai mengarahkan batang kemaluan Lionel yang masih kecil tetapi sudah menegang dan mulai memasukkannya ke dalam lubang kelaminku. Saya melihat Lionel mulai meringis merasakan sensasi dan ketika dia mendesah-desah karena kenikmatannya berada di dalam liang kenikmatanku, saya mulai menggoyangkan tubuhku sehingga Lionel mulai menggelinjang merasakan kenikmatan.
 ngentot threesome

Di saat saya sedang berada di atas Lionel, Lyndon kemudian mendekati saya dan memasukkan batang kemaluannya yang juga telah menegang ke dalam mulutku. Dengan lahapnya, saya terus mengulum batang kemaluan Lyndon sementara saya masih menaik-turunkan badan saya yang berada di atas tubuh Lionel sehingga secara nafsu, Lionel langsung mengelus-elus payudara saya sehingga saya merasakan sesuatu kenikmatan yang pernah saya dapatkan dengan Erick, Polly dan Herman.
Tidak beberapa lama, mungkin karena Lionel baru pertama kali, tiba-tiba dia mempercepat gerakannya dan dia memeluk saya erat sekali dan saya telah dapat merasakan cipratan sperma yang keluar membasahi liang kenikmatan saya dan di saat yang bersamaan saya juga mengalami nikmatnya surga dunia sambil terus mengulum batang kemaluan Lyndon yang masih berada di dalam mulut saya.
Tidak lama kemudian, tiba-tiba Lyndon meminta gilirannya dan dia langsung berbaring di sebelah saya. Dengan cara yang sama, saya mulai berada di atas Lyndon dan mulai memasukkan batang kemaluan yang sudah tegak berdiri ke dalam selangkangan saya yang masih memerah dan masih ada cairan kenikmatan dari adik kandung saya. Saya memasukkan batang kemaluan Lyndon perlahan-lahan dan saya telah dapat melihat perbedaan ekspresi wajah Lyndon ketika batang kemaluannya telah memasuki goa kenikmatan saya. Lyndon meringis kenikmatan dan dia memeluk saya dan mengulum bibir saya. Dengan nafsunya, Lyndon menggenjot tubuh saya yang berada di atasnya sambil sekali-kali memainkan payudara saya yang cukup besar. Saya masih terus bercinta dengan Lyndon sampai titik kenikmatan penghabisan yang dia muncratkan ke dalam liang kewanitaanku.
Adikku dan temannya telah KO karena kehabisan tenaga tetapi saya masih belum puas karena sejujurnya saya termasuk cewek hiperseks. Saya dapat mengerti mereka cepat klimaks karena mereka masih belajar dan saya senang mereka cepat belajar. Saya sempat menanyakan ke mereka berdua kenapa mereka nekad menggauli saya padahal saya tidak menyuruhnya. Rupanya, mereka sama persis seperti Herman Irwanto karena mereka mengetahui bahwa saya gila seks ketika mereka membaca situs favorit mereka yang beralamat di http://www.17tahun2.com dan saya sempat kaget mendengar alamat URL yang mereka sebutkan karena saya selalu mengirimkan pengalaman-pengalaman gila saya ke alamat tersebut dan sekarang mereka telah mengorbankan keperjakaan mereka karena mereka ingin mencicipi kelamin Florence Kim yang sangat menyukai seks.
Saya mengharapkan saya dapat mengenal banyak orang-orang Indonesia yang tinggal di Roma dan tentunya mereka mesti menyukai permainan seks bebas. Kisah ini terjadi secara nyata dan beberapa minggu setelah kejadian saya bercinta dengan adik saya dan temannya, saya merasakan mual-mual dan saya sempat kaget karena saya dinyatakan hamil oleh dokter. Saya tidak tahu mesti berkata apa kepada Erick karena bayi yang saya kandung belum tentu adalah milik Erick karena saya pernah bercinta dengan banyak orang dan mudah-mudahan ini bukan bayi Polly atau saya bisa menjadi gila jika ini beneran bayi Polly. Saya sangat menyesal tetapi semuanya telah terlambat. Ceria Sex Threesome dengan Adik dan Temannya.

Sekian dan Terima kasih
Jika kalian mau melihat koleksi foto telanjang terbaru kalian bisa klik ini Foto Bugil Terbaru
semoga terhibur :)

Friday, March 6, 2015

Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku

Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Cerita Sex Lesbian bersama teman sekolahku – xcerita69.blogspot.com - Aku dapat dikatakan sebagai salah satu primadona disekolahku, banyak teman-teman cowokku yang suka padaku.. Tetapi semua kutolak secara halus, bukan karena aku tidak tertarik.. Tetapi aku sudah mempunyai cowok.. Dan cowokku itu sudah kuliah disalah satu PT Negeri.
Dikelas aku duduk sebangku dengan Renita.. Ia berasal dari Jabar, kulitnya putih sama dengan aku, rambut panjang hitam, dengan bentuk tubuh proposional sama dengan aku.. Sekilas orang melihat.. Kami akan disangka kembaran.. Bedanya hanyalah.. Rambut dia belah samping.. Sementara aku pony, selain itu Renita orangnya ceria.. Sementara aku pendiam.
Hari itu.. Hari sabtu, sepulang sekolah kira-kira jam 13, Renita mengajakku untuk bermain dirumahnya.. Karena tidak ada acara.. Akupun menerima ajakan itu..
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Dan ini bukan yang pertama kali aku bermain dirumahnya.. Karena sering juga aku dan teman-teman yang lain main kerumah Renita, tetapi hari ini hanya aku saja yang diajak oleh Renita. Rumah Renita termasuk mewah juga.. Maklum karena bapaknya direktur utama disalah satu perusahaan ternama. Setibanya dirumah Renita atau Reni, panggilan akrabnya, mengajakku langsung kekamar nya yang berada dilantai dua, memang kamar Reni cukup besar.. Ada meja belajar berikut rak buku, ada seperangkat stereo tape, TV, VCD, dan lantainya beralaskan karpet seluruh ruangan, tempat tidurnya.. Cukup besar.. Aku tidak tahu ukurannya berapa.. Tapi mungkin dapat dikatakan ukuran double bed.. Kali.
Tiba didalam kamar.. Tentunya setelah melepaskan sepatu diluar pintu, akupun langsung duduk diatas karpet..
“Ren.. Ada majalah baru enggak..?” tanyaku.
“Ah.. Belum beli sih” sahutnya.
“Kita karaoke aja yuk.. Mau enggak?” sambung Reni.
“Boleh-boleh aja” sahutku, memang akupun juga senang nyanyi karaoke.
Lalu Reni pun membongkar-bongkar koleksi vCDnya.. Sementara aku duduk bersila memperhatikan apa yang dilakukan Reni, tiba-tiba..
“Oh iya.. Nia.. Ada film bokep nih.. Mau lihat enggak?” serunya,
“Dapat darimana film itu Ren..?” tanyaku balik.
“Tadi pagi gue ambil dari kamar si tony”, sahutnya.. Tony adalah kakaknya Reni.
“Boleh juga deh..” sahutku.
Lalu Reni memuter film itu dan duduk diatas karpet disebelahku, kami sama-sama duduk bersila menghadap TV 21 inch.. Sembari menyender ke ranjang. Selama menonton film bokep itu.. Kami sering tertawa cekikikan.. Tidak tahu apa yang lucu.. Mungkin hanya untuk menetralkan suasana aja.. Karena jujur aku terangsang juga melihat adegan dalam film bokep itu.
Ketika ada adegan lesbian dalam film.. Kami berduapun jadi terdiam.. Dengan mata mengarah kelayar TV, ketika kulirik.. Ternyata Reni pun jadi serius melihat adegan demi adegan dalam film itu..
Aah.. Uhh.. Ahh..
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman SekolahkuTerdengar rintihan dari dalam TV.. Diam-diam aku pun mulai gelisah.. Entah kenapa aku menjadi sangat tertarik sekali melihat adegan lesbian itu.. Sebentar-bentar aku meluruskan kedua kakiku.. Lalu bersila lagi.. Sementara Reni pun juga tampak mulai gelisah.. kadang-kadang dia memiringkan badannya kesamping.. Dan ketika aku bersila lagi.. Tanpa sengaja lututku menyentuh lutut Reni.. Tetapi Reni diam saja.. Dari sudut mataku aku dapat melihat Reni semakin serius menontonnya.
Tiba-tiba.. Reni membetulkan letak duduknya dan bahu kamipun saling bersinggungan. Aku diam saja.. Tidak lama kemudian.. Reni menaruh tangannya diatas pahaku, aku sedikit tersentak kaget.. Aku melirik ke arah Reni.. Tampak dia masih tetap asyik menonton..
Aahh.. Uuh.. Ahh..
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Terdengar rintihan dari TV.. Dan tampak adegan semakin syurr.. tiba-tiba aku merasa tangan Reni itu mulai sedikit demi sedikit bergerak meraba pahaku.. Jantungku segera berdetak keras.. Segera aku memegang tangan Reni itu.. Terasa dingin tangan Reni itu.. Mungkin karena AC didalam kamar itu cukup dingin.. Lalu aku melirik lagi ke arah Reni.. Dan dia pun melirik juga ke arahku.. Aku tersenyum.. Diapun ikut tersenyum.. Aku menoleh ke arah dia.. Diapun menoleh ke arahku.. Sehingga kami saling pandang Perlahan-lahan.. Aku merasakan Reni semakin memajukan wajahnya ke arah wajahku, entah kenapa aku pun berbuat hal yang sama sehingga kening kamu saling bersentuhan.
Aku dapat merasakan hembusan nafas Reni yang tidak teratur ke arah wajahku, dan mungkin Reni juga dapat merasakan hembusan nafasku.. Hingga.. Hidung kami saling bersentuhan.. Lalu tanpa sadar aku meremas tangan Reni.. Dan iapun tersenyum.. Akupun tersenyum juga.. tiba-tiba Reni mengecup bibirku.. Akupun membalas mengecup bibir Reni.. Dia mengecup sudut bibirku sebelah kiri.. Aku pun melakukan hal yang serupa.. Dia mengecup sudut bibirku yang kanan.. Aku pun membalasnya.. Lalu Reni tersenyum.. Akupun tersenyum.. Tiba-tiba Reni menjulurkan lidahnya menjilat bibirku.. Mendesir darahku.. Dan akupun membalasnya.. Hingga tidak tahu siapa yang memulai duluan.. Akhirnya kami saling berciuman.. Terasa lidah Reni memasuki mulutku.. Dan menari-nari menjilati dalam mulutku.. Akupun juga melakukan hal yang sama.. Dengan nafas memburu kedua bibir kami saling bertaut..
Ooh.. Ahh.. Uuhh..
Terdengar suara dari TV, kami pun berhenti berciuman.. Reni tersenyum padaku.. Akupun tersenyum juga..
“Kita gila yaa..” seru Reni.
“Memang..”sahutku.
“Baru kali ini aku mencium perempuan” tambahnya.
“Aku juga” sahutku.
“Enak enggak?” tanyanya.
“Mhmm.. Enak.. Kamu?”
“Enak..” jawabnya.
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Lalu aku mengecup bibirnya.. Dan kami berciuman lagi.. Akupun bergerak untuk berlutut dan Renipun melakukan hal yang sama.. Kuisap lidah Reni.. Dan dia membalas mengisap lidahku.. Dengan bibir saling bertautan akupun berusaha berdiri.. Demikian juga Reni.. Hingga akhirnya kita berdua berdiri.. Dan Reni memelukku.. Akupun membalas memeluk Reni dengan erat.. Cukup lama.. Kami berpelukan dan berciuman ketika..
Ooh.. Yess.. Oohh.. Yeess..
Terdengar suara dari TV, kami pun segera menoleh ke arah TV.. Lalu saling berpandangan lagi.. Lalu aku mengajak Reni naik ke atas ranjang.. Dan diatas ranjang itu kita berpelukan lagi.. Segera bibir kita saling bertautan lagi.. Kusedot air liur Reni.. Dan dia membalas dengan hal yang serupa.. Kukulum lidah Reni dalam mulutku.. Dan gantian dia mengulum lidahku dalam mulutnya.. Kami pun semakin erat berpelukan.. Guling kesamping.. Balik lagi.. Dan seterusnya..
Hingga akhirnya tubuh Reni tepat berada diatas tubuhku.. Kemeja Reni dan rambutnya tampak acak-acakan.. Demikian juga dengan pakaianku dan rambutku..
“Nia.. Nggkk..” seru Reni.
“Kenapa Ren..?” sahutku.
“Kamu.. cantik” serunya.
“Kamu juga”
“Kamu cantik”
“Kamu juga”
“Aku suka” seru Reni.
“Aku juga” sahutku.
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Lalu Reni menjulurkan lidahnya.. Akupun juga ikut menjulurkan lidah ku hingga bersentuhan.. Ooh.. Nikmatnya.. Kami saling menjilat lidah masing-masing, lalu aku membalikan tubuh Reni sehingga kini aku berada diatasnya.. Lalu aku bergerak kesamping.. Dan duduk berlutut disisi kanan Reni, ku lihat rok Reni sudah tersibak naik.. Hingga kelihatan CD nya yang berwarna putih itu.. Lalu aku meraba paha Reni.. Aahh.. Reni mendesis dengan mata setengah terpejam.. Tangankupun terus naik ke atas hingga menyentuh tepian CD Reni.. Tampak oleh ku CD Reni sudah basah.. Dan saat itu aku yakin CD ku juga sudah basah.
Lalu aku menyusupkan telunjukku kebalik CD Reni dan segera menyentuh bulu-bulu kemaluan Reni.. Reni rada sedikit mengelinjang.. Kugerak-gerakkan telunjuku itu hingga menyentuh kemaluan Reni.. Oohh.. Reni mengeliat.. Sembari merenggangkan kedua pahanya, segera aku merasakan cairan kental dari vagina Reni..
Tiba-tiba Reni mengerakkan tangan kanannya ke atas dan memegang payudara ku yang sebelah kiri.. Dan tanpa disuruh segera dia meremas-remas payudaraku itu.. Oohh.. Aahh.. Aku mendesah merasakan nikmat.. Ooh.. Ren.. Rintih ku sembari menciumi paha Reni.. Yang putih mulus itu, Reni mengeliat lagi.. Kujilati paha Reni hingga lidahku menyentuh CD nya.. Aahh.. Nngkk.. Ahh.. Rintih Reni..
Lalu satu persatu kancing kemeja ku dilepasnya akupun segera beralih.. Ikut melepas kancing kemeja Reni.. Setelah itu kita berdua melepas kemeja kami bersama-sama.. Lalu bra kami pun kami lepas.. Reni pun memandangi payudaraku.. Sembari tersenyum..
“Nia..” serunya
“Mhmm”
“Payudara kamu gede yaa”
“Kamu juga” sahutku sembari mengelus-elus payudara Reni, lalu aku menciumi payudara Reni..
Oohh.. Reni mengelinjang lagi.. Akupun lalu mengisap-isap kedua puting payudara Reni, Reni hanya mengeliat-ngeliat saja keenakan.. Oohh.. Niaa.. Oohh.. Rintih Reni, tiba-tiba Reni menarik tubuhku hingga aku menindih tubuhnya.. Oohh.. Terasa hangat payudara Reni ketika dada kami saling bersentuhan.. Kamipun saling tersenyum.
Lalu tangan Reni turun kebawah dan melorotkan rok seragam sekolahku.. Akupun segera membantunya.. Hingga rok ku telepas dan kulempar ke atas karpet, lalu aku melorotkan rok Reni dan melempar juga ke atas karpet.. Kini tampak tubuh mulus Reni yang berbaring dihadapanku.. Kuperhatikan dari unjung rambut sampai ujung kaki Reni..
“Nia..”
“Ngk..”
“Jangan gitu dong” seru Reni.
“Kenapa..” sahutku sembari tersenyum padanya.
“Aku kan malu..” sahutnya dengan muka rada cemberut.
“Aku juga” sahutku.
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Lalu Reni menarik tubuhku.. Dan kembali kami saling berpelukan.. Rupanya kami berdua sudah mencapai puncak rangsangan.. Bepelukan.. Berciuman.. Berguling kesana kemari sembari berpelukan.. Oohh.. Nikmatnya
Kini aku berada pada posisi dibawah.. Dan tubuh Reni menindih tubuku.. Lalu ia menciumi leherku.. Ouuhh.. Geli.. Akupun mengelinjang.. Dengan mata setengah terpejam.. Terus Reni beralih kedadaku dan dengan ganas mulai menjilati kedua payudaraku.. Ooh.. Aaakkhh.. Oohh.. Renn.. Renn.. Desahku dengan tubuh mengelinjang keenakan.. Apalagi ketika Reni mulai mempermainkan puting payudaraku dengan ujung lidahnya..
Aahh.. Bergetar hebat tubuhku merasakan nikmat itu.. Lalu jilatan Reni makin kebawah.. Kebawah.. Dan berhenti dipuserku.. Dan segera lidahnya bermain diatas puserku. Ooh.. Aku kembali mengelinjang.. Tapi tidak hanya sampai disitu.. tiba-tiba Reni memegang tepian celana dalam ku dan melorotkan CD ku itu hingga terlepas.. Lalu tampak dia memperhatikan kemaluanku yang terpampang di depan wajah nya.. Dielus-elusnya bulu2 kemaluanku yang masih sedikit itu.
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Jantungku berdetak keras.. Aku merasa tegang.. Menunggu apa kira-kira yang akan dilakukan Reni.. Aaahh.. Desisku ketika Reni membenamkan wajahnya diselangkangku.. Oohh Renn.. Rennii.. Jeritku kecil ketika Reni mulai menjilati bibir vaginaku.. Nggkk.. Aakk.. Tubuhku mengelinjang hebat ketika lidah Reni mulai mempermainkan clitoris ku.. Kurapatkan kedua pahaku menjepit kepala Reni.. Tapi Reni tidak peduli.. Ia tampak asyik menjilati vaginaku.. Aku benar-benar merasa terbang.. Kedua tanganku hanya bisa meremas-remas sarung bantal.
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman SekolahkuAku benar-benar merasakan nikmat luar biasa.. Baru kali ini aku merasakan dioral.. Nikmat sekali, dan akhirnya aku tidak bisa menahan nya lagi.. Sapuan lidah Reni pada vaginaku.. benar-benar membuat aku kelabakan.. Dan akhirnya aakk.. Ooh.. Reni.. Renii.. Aaakk.. Aku mengerang panjang dengan tubuh bergetar.. Kupegang kepala Reni dan kutekan kepala Reni hingga wajahnya terbenam diselangkanganku, rupanya aku telah mencapai klimaks.. Dan Reni terus saja menjilati cairan yang keluar dari vaginaku.. Oohh..
“Reni.. Ren..” seru ku dengan nafas masih memburu.
“Kenapa Nia..” jawabnya sembari tersenym padaku.
“Kamu.. Nakal ren”
“Kamu juga”
“Kamu..”
“Kamu juga”
Lalu aku menarik Reni ke atas tubuhku.. Dan wajahnya kini tepat dihadapan wajahku.. Tercium bau aroma kemaluanku dari mulut Reni.. Aku tersenyum.. Dan dia juga tersenyum.
“Gila Ren.. Aku belum pernah merasakan begini” seruku.
“Enak?”
“Enak.. Ren.. Enak” sahutku dengan nafas masih memburu.
Lalu kucium bibir Reni itu.. Dan dia membalas ciumanku itu.. Kupeluk tubuhnya dengan erat.. Dan kubalikkan tubuhnya hingga kini aku berada diatasnya..
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
“Gantian yaa.. Ren” seruku.
“Kamu mau..?” serunya.
“Mau..” jawabku.
“Benar?” tanyanya.
“Benar..” jawabku.
“Enggak jijik” tanyanya.
“Nggak” sahutku dengan tersenyum.
Padahal akupun tidak tahu apakah aku bisa.. Tapi rasanya kurang sempurna kalau aku belum memuaskan Reni.. Dan ini spontan aku lakukan. Lalu kupegang kedua tangan Reni.. Dan kupentangkan kedua tangan Reni kesamping.. Lalu aku mulai menciumi lehernya. Oooh.. Reni mengeliat keenakan.. Kuciumi.. Kujilati leher Reni.. Terus turun kedada.. Dan akhirnya ujung lidah ku bermain diatas puting payudara Reni.. Kulirik Reni.. Tampak dia memejamkan matanya.. Dan nafasnya juga mulai memburu..
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
Akupun terus menjilati dada Reni.. Terus kebawah.. Kebawah hingga kebagian pusernya.. Kujilati puser Reni itu.. Terasa beberapa kali tubuh Reni terhentak.. Ooh.. Niaa.. Aahh.. Desahnya, lalu aku beralih kebawah puser nya.. Tampak bulu-bulu kemaluan Reni yang masih jarang itu.. Dan bentuk kemaluannya.. Ouuhh.. Indahnya
Kujilati bibir kemaluan Reni.. Aaahh.. Reni mendesah. Terasa asin.. Tapi aku tidak peduli.. Kujilati terus.. Kupermainkan clitorisnya dengan ujung lidahku.. Ooh.. Nia.. Oohh.. Ampunn.. Ampunn.. Erang Reni dengan tubuh mengelinjang.. Mendengar erang Reni itu, aku tambah bernapsu.. Kujilati lagi belahan vagina Reni.. Yang masih virgin itu.. Dan hal ini membuat tubuh Reni tersentak-sentak.. Niaa.. Ampunn.. Nia.. Ampunn.. Erang nya.. Kedua tangannya segera mengacak-ngacak rambutku diremas-remasnya kepalaku.. Dan dijambak-jambak rambut ku.. Tapi aku menikmati.. Kusedot clitoris Reni.
Dan.. Aaakk.. Niaa.. Niaa.. Nggkk.. Reni mengerang panjang dengan tubuh mengejang.. Segera kedua pahanya menjepit kepalaku.. Dan seketika aku merasakan vagina Reni semakin basah.. Rupanya Reni
Cerita Sex Lesbian Bersama Teman Sekolahku
telah mencapai klimaks.. Kujilati cairan itu.. Asin.. Tapi nikmat..
“Nia.. Niaa.. sudah Nia.. sudah..” seru Reni memelas.
Akupun tersenyum.. Lalu ia menarik tubuhku ke atas lagi dan dengan penuh gairan.. Dilumatnya bibirku.. Aku juga membalas melumat bibirnya.. Akhirnya kami berdua terbaring lemas bersebelahan.. Setelah beristirahat sejenak..
“Nia..” seru Reni.
“Mmhm..”
“Kamu nakal”
“Kamu juga”
“Kita sama-sama gila yaa” serunya.
“Sama-sama nakal” sahutku.
Lalu Reni menoleh padaku dan tersenyum.. “Kita mandi yuk”
Serunya, “Yuk..” lalu kami berdua bangun.. Tampak di TV sudah tidak ada gambar apa-apa lagi..
Kami mandi bersama.. Sembari becanda dan tertawa cekikikan.. Saling menyabuni dan saling iseng mencolek-colek.. Entah payudara entah keselangkangan..
Seusai mandi.. Ketika aku sedang mengeringkan rambutku dengan handuk.. tiba-tiba HP ku berbunyi..
“Halo.. Nia” terdengar suara cowokku.
“Halo sayank..” jawabku.
“Gimana nanti malam jadi enggak kita nonton?” serunya.
Akupun terdiam.. Kulihat Reni yang masih telanjang itu memandang ke arahku dengan penuh harap.
“Jangan nanti malam yaa” seruku.
“Loh kenapa..?” protes cowokku.
“Aku sekarang nginap dirumah Reni” seruku.
Tiba-tiba Reni menghampiriku dan merebut HP ku..”Hallo Mas” Serunya.. “Iya.. Nanti malam Nia nginap disini.. Boleh kan” serunya, aku hanya tersenyum saja memperhatikan itu. Lalu Reni menyerahkan HP ku itu kembali.
“Hallo..” seruku.
“Hallo.. Yaa.. sudah enggak apa-apa tapi besok siang aku jemput kamu yaa..” seru cowokku.
Setelah aku menutup telphon, Reni segera memelukku dan aku membalas pelukannya.. Oohh.. Indahnya.
Malam itu aku menginap dirumah Reni, kita makan malam bersama keluarga Reni.. Dan aku dipinjamkan daster oleh Reni. Dan malamnya sebelum tidur.. Kami meneruskan permainan sex kami, bahkan kami meniru beberapa adegan dalam film bokep yang kami tonton bersama.. Nikmat sekali.. Hingga akhirnya kami mencapai kepuasaan lagi, kelelahan dan tertidur sama-sama telanjang.. Dan saling berpelukan dibawah selimut.
Sejak kejadian itu.. Kami semakin akrab.. Di sekolah kami selalu bersama-sama.. Dan kami sering tidur bersama.. Entah dirumah Reni atau dirumahku.
Cowokku..? Ah.. Dia tidak mengetahui hubunganku dengan Reni.. Sampai sekarang.
Akhirnya akupun harus berpisah dengan Reni.. Dia disekolahkan oleh orang tuanya ke Jerman.. Sementara aku meneruskan kuliah disini.. Sampai saat aku menulis cerita ini.. Kami masih saling berhubungan surat.. Bukan itu saja.. Seminggu minimal 2x kami berkomunikasi via chating.. Tentu saja dengan voice dan webcam.. Sehingga kami bisa saling melepas rindu.

Sekian dan Terima kasih
Jika kalian mau melihat foto telanjang terhot dan terseksi kalian bisa klik ini Foto Bugil Terbaru
atau juga ingin melihat Foto Tante Lesbian
semoga terhibur :)

Monday, March 2, 2015

Cerita Sex Bersama Tetangga Baruku, Mia

Cerita Sex Bersama Tetangga Baruku, Mia
Cerita Sex Bersama Tetangga Baruku, Mia - xcerita69.blogspot.com namaku yudi, dan ini cerita 2 bulan yang lewat tentang Mia (bukan nama sebenarnya) tetangga baru pindahan dari p***ng yang saat ini bekerja sebagai ODP Bank swasta dimana ku tinggal. wajahnya cantik, badannya sintal, umurnya sama denganku, 25 tahun dan ternyata dia tinggal sendiri serta belum berkeluarga..

Langsung aja..pada hari senin pagi ketika aku hendak berangkat kerja, kulihat seorang wanita berdiri menunggu angkot di perempatan jalan rumahku ternyata setelah mendekat kulihat wanita tersebut ternyata si Mia, karena tetangga maka kutawarkan tumpangan kebetulan kantornya dekat dengan kantorku, dan akhirnya dia pun mau ikut denganku.

selama perjalanan kami berbincang seperti biasa..menanyakan pekerjaan, keluarga dsb. sampai pada akhirnya:
M= di kamu sudah menikah??
Y= belum..belum ada jodohnya..kenapa mi?
M= enggak apa2..aku kira kamu udah nikah, masa cowok ganteng dan berada kayak kamu belum nikah
Y= kamu sendiri kenapa belum nikah, tanyaku?? padahal kamu cantik dan pintar
M= aku tadinya hampir menikah, tapi setelah aku tau calon suamiku penjahat kelamin..maka aku batalkan, bisa beban moral aku nantinya..untuk menghilangkan memoriku makanya aku pindah ke sini..
Y= tragis banget ya mi..oh ya mi, mobil kamu mana?
M= itu mobil kantor di, kebetulan sedang dipakai untuk survey..
Y= ooow..kalo gitu pulang nanti aku jemput aja..
M= cieee baek banget, boleh kalo kamu gak keberatan..
kamipun bertukar no. hp agar lebih enak berkomunikasi,,,tidak lama dari kami berbincang, hp yang dia pegang jatuh ke celah jok mobilku dan akupun berhenti sejenak agar memudahkan mencari hpnya. saat kulihat dia membungkuk untuk mencari hp tiba2 mataku tertuju ke belahan dadanya yang menonjol bulat dan putih..akupun tak sadar berceletuk "buseeett..gede mantep" dan mia pun melihatku, bertanya "di, apaan yang gede mantep??" sambil menutup belahan dadanya yang terbuka..aku pun reflek menjawab asal "gak, itu motor modifikasi yang lewat tadi..gede mantep, keren" dia pun menanggapi biasa kemudian mendapati hp nya yang jatuh. akupun melanjutkan perjalanan dan sampailah dikantornya...

Cerita Sex Bersama Tetangga Baruku, Mia
 Saat pukul 5 sore dengan cuaca hujan lebat akupun menjemput mia..karena jarak parkiran mobil dan pintu kantornya agak jauh maka mia berlari masuk ke mobilku, sampai di dalam mobil kulihat tubuh mia yang basah dan baju kerjanya yang tembus terkena air hujan..tiba2 si otong beranjak bangun, seperti isyarat bahwa doi minta garapan "dalem hati aku berkata "sabar tong". diperjalan menuju rumah tiba2 mobilku ditabrak angkot dari belakang, sial..akupun langsung keluar dari mobil tanpa sadar dalam keadaan hujan deras dan menghampiri supir angkot sambil memakinya dan mengambil stnk nya sebagai pertanggungjawabannya kepadaku lalu aku menlanjutkan perjalanan pulang. didalam mobil, mia menyuruh membuka pakaianku yang basah kuyup dan mematikan ac, akupun menuruti saja perintahnya dengan polos..eh, tiba-tiba mia tertawa setelah aku membuka pakaian..ternyata si otong offside dari celana boxer, akupun tak sadar dan langsung saja kubilang "kita sudah dewasa, jadi baiknya hanya kita yang tau" sambil menahan malu..

mia pun menyahut "ok hanya kita yang tahu" sambil dia membuka bajunya yang basah tadi..buseeettt, terlihat gundukan susunya yang putih ditutup bra birunya yang menurutku keren dan mahal..aku tidak tahan sehingga berbicara:
Y: mia, kamu buset dah..bahaya ini..libido ku tinggi tau"
M: ya kamu tahan dikit di..emang kamu gak pernah liat yang begini"
Y: gak..aku gak pernah (sambil menahan nafsu dan otong yang makin mengencang)
M: ih di, itu titit kamu bangun..parah libido kamu di..kita udah dewasa kali, aku rasa kita tau apa yang kita butuhin disaat ini"
karena nafsuku sudah di ubun2, hampir saja kami ngentot di mobil akan tetapi aku berpikir nanti kalau ketahuan warga bisa panjang urusannya, maka dari itu aku pinggirkan mobil di salah satu gang dekat rumah.., langsung saja ku cium bibirnya, dan kujilati lehernya sambil kuraba payudaranya yang bulat..mia pun berbisik "di kalo kamu mau beginian nanti aja setelah sampai rumahku" dan aku pun berhenti sejenak, melanjutkan perjalan hingga sampailah di rumahnya mia.
M: di, masukkan saja mobilmu ke dalam garasi, gak enak ketauan tetangga"
Y: siap.. (aku masukkan mobil ke garasi lalu dengan cepat turun mobil)
M: di kita ini telanjang, lewat sini aja biar gak keliatan orang(lewat pintu samping rumahnya).

Cerita Sex Bersama Tetangga Baruku, Mia
Begitu dia membuka pintu rumahnya, aku memeluknya, mencium bibirnya sambil memainkan lidahku di dalam kerongkongannya..miapun langsung membuka boxerku dan memegang tititku yang sudah kencang..perlahan ciumanku turun ke arah dadanya sambil membuka branya, aku gigit dadanya yang putih itu dan kuhisap hisap putingnya dengan ganas. mia mendesah kencang seperti orang kerasukan setan, menjenggut rambutku dan perlahan mengarahkan tititku menuju kemaluannya. ntah aku aku terfikir tidak mau buru2 memasukkan tititku ke vaginanya, maka aku cium perutnya dan sekitaran vaginanya..mia mengerang hebat sambil tangannya menekan tititku dengan kuat. aku yang tak kuasa melihat vaginanya yang merah jambu, langsung menjilati dan menghisapnya sampai.....aaaaaaakkkhhhh...di, aku keluar..ucap mia..tidak perduli, aku lanjutkan gerakan lidahku di vaginanya..terasa banyak air vaginanya berada di mukaku..

tidak lama, aku meminta mia untuk mengulum tititku yang udah tegang kayak pentungan satpam..daaan aaaakkhh..keluarlah maniku di mulutnya dan aku suruh dia menelan mani itu..kemudian dia mengarahkan lagi tititku untuk masuk ke vaginanya, perlahan aku masukkan tititku..mia menjerit..sakiiiittt..uuuuhhh..kutahan tititku sebentar agar dia tenang, perlahan aku masukkan lagi..tiba" mia menggigit pundakku dan berucap "yuuudiiii..gila ya, tii..tiiit kamu tuh" kuhiraukan saja perkataan mia, dengan nafsu yang menggila..aku genjot dengan berbagai gaya, sejujurnya aku lupa gaya apa saja yang aku pakai karena sudah di lilit nafsu beringas kami berdua..

Cerita Sex Bersama Tetangga Baruku, Mia
wakktu kami sedang menikmati permainan, mia pun berkata " yudiiii enaaakkkk...sweaaarrr...gilaaaa.." dan aku rasakan paha kami berdua basah kuyup..ternyata mia orgasme lagi..terus menerus aku jebret vagina mia sampai pada akhirnya "di, aku gak tahan..ini mau kelu aaaaar lagiii" dengan perasaan sama, tititku ingin mengeluarkan mani pula maka, "kita keluarin bareng ya" ucapku...

aaaahhhhh ssssshhh... titik orgasme aku dan mia mencapai puncaknya bertemu di dalam vagina mia.. dan kamipun merasakan kenikmatan tiada tara sampai pada akhirnya kamipun tidur bersama dengan keadaan badan yang masih tertinggal air mani.. sampai pada akhirnya jam 5 pagi aku izin ke mia untuk pulang..

kenikmatan ini gak bisa ku lupa, karena kegiatannya seru banget bukan kayak film porno yang pake skenario..

- TAMAT -

Bagi kalian semua yang mau lihat foto-foto telanjang kalian bisa klik ini Foto Bugil Terbaru 2015

Tuesday, February 24, 2015

Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015

Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015
Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015 - xcerita69.blogspot.com Perkenalkan Nama gw Andika ( nama samaran )! Gw baru lulus kuliah dan kepengen sekali menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil ) masa depan cerah gitu kata orang! menjadi PNS adalah cita-cita bagi sebagian besar orang! Berbagai tutorial diperbuat supaya dapat lolos tes CPNS. ikut bimbingan tes CPNS, memberikan uang pelicin, menyewa joki, hingga ke dukun sekalipun bakal diperbuat. Entah sebab putus asa seusai berbagai kali gagal dalam tes, akhirnya gw juga menggunakan jasa dukun alias orang pintar dan bukan mak errot lho. Menurut informasi yang gw peroleh dari sahabatku , ada seorang dukun di pinggir kota yang dulu sempat meloloskannya menjadi PNS.

Begini cerita seks nya. Malam itu gw sendirian pergi mencari rumah dukun itu. Seusai sempat muter-muter nanya sana-sini, akhirnya gw tiba di suatu  rumah sederhana yang nyaris tidak terlihat dari jalan raya. Halamannya yang luas dan tertutup rimbunnya pohon-pohon mangga membikin suasana menjadi sejuk dan tenang. Seusai berbagai kali mengetuk pintu, seorang wanita setengah baya dengan senyum ramahnya membukakan pintu.
“Permisi, apa benar ini rumahnya Mbak Ayik ( nama samaran juga )?” tanya kemudian.
“Oh iya, saya sendiri. Silakan masuk, Pak!” Seusai dipersilakan duduk, tanpa basa-basi gw segera menawarkan diri dan langsung mengutarakan maksud kedatanganku.
“Ooo, jadi Pak Andika ini juga pengen jadi PNS tohhhh?”
“Iya Mbak! Saya juga telah membawa sebotol madu murni sebagai syarat, semacam yang dikatakan kawan saya.” Gw menyodorkan satu botol madu murni terhadap Mbak Ayik .
“Kalau begitu, silakan Pak Andika ikut saya ke dalam!” Mbak Ayik beranjak dari duduknya sambil membawa botol madu yang gw berbagi tadi. Beliau berlangsung menuju ke suatu  kamar di ujung ruangan. Dari belakang gw membuntutinya sambil memperhatikan gerakan pantat montoknya yang membikinku menelan ludah.

Sesampainya di dalam ruangan yang redup itu, Mbak Ayik menutup pintu dan menyuruhku membuka pakaianku.
“Maaf ya Pak ! Tolong pakaiannya di lepas dan silakan berbaring di ranjang itu! Kami bakal segera mengawali ritualnya!”
“Semuanya, Mbak?” tanyaku malu-malu.
Mbak Ayik tersenyum, “Pak Andika gak usah malu. Anggap saja saya tidak ada. Toh ini kan juga demi cita-cita Pak Andika !” Mbak Ayik benar, pikirku. Lagi pula gw telah terlanjur datang ke sini, jadi gw tidak butuh malu lagi.
Sementara Mbak Ayik menyiapkan kelengkapan ritual, gw segera menanggalkan semua busanaku kemudian berbaring di atas ranjang yang tidak terlalu empuk itu. Berbagai saat kemudian, dengan sebotol madu di tangannya, Mbak Ayik datang dan duduk di sampingku. Sesaat gw sempat menonton Mbak Ayik mengamati tubuh telanjangku. Pandangannya terlihat liar, seolah tengah menonton ayam panggang yang siap untuk di santap.
Dengan duduk bersimpuh di sampingku, Mbak Ayik mulai menuangkan madu murni itu ke sekujur tubuhku. Gw memejamkan mata saat tangan lembut Mbak Ayik mulai menyentuh dada gw, meratakan madu yang lengket itu ke setiap sudut tubuhku. Jemarinya yang lentik dengan lihai menari-nari, meremas-remas dada bidangku dan putingnya, dan mempermainkan bulu-bulu halus yang tumbuh di atasnya. Gw menggigit bibirku sendiri, mencoba mengendalikan aliran darahku yang bergejolak menuju ke arah pangkal paha gw.
“Pak Andika sudah punya cewek?” tanya Mbak Ayik memecah keheningan.
“Eh, saya baru menikah enam bulan yang lalu, Mbak!”
“ehmmm… jadi masi pengantin baru to! Wah, lagi panas-panasnya dong, Pak !” kata Mbak Ayik meledek.
“Ah, Mbak Ayik ini bsa saja!” Tanpa sengaja tanganku menyentuh lutut Mbak Ayik ketika beliau memindahkan tanganku yang tadi menutupi kemaluanku. Gw juga sempat melirik pahanya yang sedikit tersingkap. Wah, mulus juga pahanya, pikirku. Tanganku jadi betah berlama-lama di atas paha mulus itu. Mbak Ayik membiarkannya ketika tanganku mengelusnya. Bahkan beliau malah melebarkan pahanya. Seolah memberbagi tanganku peluang untuk bergerak menelusuri paha tahap dalamnya.
Darahku terus mendidih manakala dengan lincahnya jemari Mbak Ayik turun ke perutku, membelai bulu-bulu halusnya dan memijat perutku, yang keras dan liat.
“Wah… badan Pak Andika kekar juga yah? Tinggi lagi. Pasti Pak Andika rajin olah raga.”
“Ya, setiap enam hari dalam seminggu, setiap pagi dan sore saya usahakan untuk olah raga meskipun hanya sejam. Biasanya sih saya rutin ngegym.”
“wahhhh.. pantesan adik Pak Andika gede!”
“Maksud Mbak Ayik , adik yang mana?” tanyaku pura-pura bodoh.
“Maksud saya adik yang ini…..” kata Mbak Ayik sambil meremas kejantananku tanpa rasa canggung. Ada rasa kaget sekaligus bahagia dengan perlakuan Mbak Ayik . Beliau dengan lembut melumuri kejantananku dengan madu, kemudian mengocoknya pelan.
“opsttt … Mbak! Enak…!” gw melenguh nikmat. Gw juga terus berani dengan menyingkap roknya dan memilin pahanya lebih jauh lagi. Dan nyatanya Mbak Ayik menanggapi positif tindakanku itu. Terbukti dengan ia sedikit mengangkat pantatnya supaya gw dapat mencapai pangkal pahanya. Wow! Sekali lagi gw terkejut sekaligus bahagia manakala tanganku menyentuh rambut-rambut halus di antara pangkal paha Mbak Ayik . Nyatanya beliau tidak menggunakan celana dalam.
Perlahan-lahan gw mulai menggosok bibir memek Mbak Ayik yang telah basah itu dengan jariku. Mbak Ayik bertambah kelojotan dan terus bersemangat mengocok batang kontolku. Perlahan-lahan batang kejantananku itu mulai membesar dan mengeras. Tanpa rasa jijik, Mbak Ayik mulai menjilati sisa-sisa madu yang menempel di kurang lebih pangkal paha gw, melumat buah zakarku, kemudian bergerak naik menyapu urat-urat kontolku yang telah bertonjolan.
“Gimana Pak ? Enak kan?” tanya Mbak Ayik di sela-sela aksinya.
“Ahh… nikmat banget Mbak! Saya belum sempat merasakan senikmat ini!” Gw terbukti belum begitu berpengalaman dalam faktor sex. Selagi berhubungan dengan isteriku, kami hanya memakai dengan gaya konvensional saja. Tetapi hari ini Mbak Ayik membagi pelajaran baru yang ekstrim. Ekstrim enak… Terbukti ketika Mbak Ayik dengan lembut memasukkan ujung kontolku ke mulut mungilnya, langsung saja berjuta kenikmatan menghampiriku.
“ohhhhh..yeahhh nak, Mbak!” nafasku terus memburu. gw merintih-rintih nikmat, tetapi Mbak Ayik tetap asyik mempermainkan kontolku di dalam rongga mulutnya. Gw juga terus berani. Kutarik roknya hingga terlepas. Bahkan Mbak Ayik juga turut melepaskan kaosnya sendiri. Gila! Di usianya yang telah tidak muda lagi, ternya Mbak Ayik tetap mempunyai tubuh yang keren. Kulitnya putih mulus, Tokednya yang kencang dan montok, dan pantatnya yang bulat menggemaskan membikinku seolah ingin mengunyahnya. Oh, sungguh seksi sekali dukun ini.
“wakzzz…. kontol Pak Andika terbukti menarik besarnya. Hhhmmmm…. saya terbukti telah lama mendambakan kontol sebesar ini.Hhhmmm…!” dengan rakus Mbak Ayik kembali melumat kejantananku. Hari ini beliau mengangkangi tubuhku dan menyodorkan memeknya cocok ke wajahku. Dengan naluriku, gw mendekatkan mulutku ke memek Mbak Ayik yang merekah merah. Bau harum yang keluar sangat merangsang syaraf otakku untuk menjilatnya.
Perlahan-lahan kujulurkan lidahku, dan kusapu permukaan memeknya dengan lembut.
“ohhhhh..yahhhhh… begitu Pak ! Jilat terus punya saya….!Oooghhh…tuhan!”
Mbak Ayik bertambah semangat mempermainkan kontolku di dalam mulutnya. Sementara tangannya mengocok batang kontolku, kepalanya juga bergerak naik turun. Sesekali beliau menyedot-nyedot ujung kontolku kuat-kuat. Lumayan lama kami dalam posisi ini, saling menjilat, mengulum dan mengocok kemaluan masing-masing.

Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015
Berapa saat kemudian Mbak Ayik melepaskan kulumannya.
“Gimana, Pak Andika Suka kan?” tanya Mbak Ayik sambil tersenyum pada gw.
Gw hanya mengangguk pelan sambil menikmati jemari Mbak Ayik yang tetap memijit-mijit batang kontolku.
“Berdasarkan pengamatan saya, banyak orang yang mempunyai kontol besar mempunyai keinginan yang besar pula. Saya yakin, hari ini Pak Andika pasti bakal dapat jadi Pegawai Negeri.” kata Mbak Ayik membahas. “Tapi sekarang, biarkan saya berbahagia-bahagia dulu dengan kontol Pak Andika yang besar ini!”
Mbak Ayik mengambil posisi duduk di atas paha gw. Perlahan-lahan beliau meraih kejantananku dan membimbingnya menuju ke vaginanya yang telah basah. Dirinya terlihat meringis saat ujung kontolku mulai memasuki memeknya yang hangat.
Entah sebab memek Mbak Ayik yang sempit, ataukah sebab kontolku yang besar, proses penetrasi itu berlangsung dengan lambat tetapi nikmat. Mbak Ayik tampak bersusah payah berusaha supaya batang kontolku dapat masuk utuh ke dalam memeknya. Hingga akhirnya…
“Aaougghh…. aduh Pak Andika ! Gede banget kontolmu!” tubuh Mbak Ayik yang mulus tampak berkilat-kilat oleh cucuran keringatnya. Berbagai kali ia menghirup nafas dalam-dalam sambil membiarkan batang kontolku terbenam dalam rongga memeknya yang sempit. Berbagai saat kemudian Mbak Ayik mulai beraksi. Dengan kedua tangannya bertumpu pada dada bidangku, beliau mulai mengayunkan pantatnya naik-turun.
“uuhhhhh… ohhhhhhhh…!” Gw mendesah-desah keenakan. Kedua tanganku memegang pinggul Mbak Ayik untuk mengatur gerakan naik-turunnya. Sesekali tanganku juga merayap naik, menggapai dua buah benda kenyal yang melambai-lambai indah seiring dengan gerakan naik turun tubuhnya. Dengan liar Mbak Ayik menghentak-hentakkan pantatnya, meliuk-liuk di atas tubuhku, semacam seekor ular betina yang tengah membelit mangsanya. Terkadang beliau juga membikin goyangan memutar-mutar pantatnya jadi jepitan memeknya terasa mantap. Batang kontolku terasa semacam di pelintir dan dipijit-pijit di dalam celah kenikmatan itu. Terasa sangat hangat dan nikmat. Ooouuuhhh…
Terus lama gerakan Mbak Ayik terus liar tidak terkendali. Menghujam-hujam kejantananku terus dalam dan mentok hingga dinding terdalam rongga memeknya. Nafas kami juga terus memburu, semacam bunyi lokomotif tua yang berlangsung dengan sisa-sisa tenaganya.
“Oh, Pak Andika …, saya…telah…nggak kuat…lagi…!
Mbak Ayik menjerit nikmat berbarengan dengan muncratnya magma panas dari dalam rahimnya. Beliau mencengkeram kuat-kuat dada gw. Seolah ingin menancapkan kuku-kukunya ke dalam bukit dada gw.
“Ooohhh… sebentar lagi Mbak! Saya juga telah mau keluar… ooohhh… yeaahhh….!”
Gw juga mempercepat gerakanku. Meskipun Mbak Ayik terlihat lelah, tetapi gw tetap dapat menopang tubuhnya dan menggerakkan pinggulnya ke atas dan ke bawah. Berberapa menit kemudian, gw merasakan batang kontolku terus mengencang dan mulai berdenyut-denyut. Gw segera mempercepat gerakanku. Kuhentak-hentakkan tubuh Mbak Ayik . Bunyi berkecipak terus terdengar nyaring. Hingga akhirnya…..
“Saya… keluar Mbak! Oogghhh…!” gw meregang nikmat bersamaan dengan menyemburnya sperma di dalam rongga kenikmatan Mbak Ayik . Seketika tubuhku lemas. Gw telah tidak mampu lagi menopang beban Mbak Ayik yang berada di atas tubuhku. Beliau ambruk menindih tubuhku sementara batang kejantananku tetap tetap menancap di memeknya yang hangat. Dalam hati gw kagum dengan wanita ini. Beliau telah memberbagi pengalaman baru dalam bercinta. Belum sempat gw merasakan pengalaman senikmat ini dalam berhubungan sex.
“Pak Andika terbukti sangatlah canggih!” kata Mbak Ayik sambil membelai dan sesekali menciumi bulu-bulu halus di dadaku.
“Mbak juga canggih! Belum pernah saya sepuas ini, Mbak!” Gw mengecup kening beliau dan membelai-belai rambut dan Toketnya yang terurai panjang. Tidak berapa lama kemudian kami pun terlelap saling berpelukan.

Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015
Entah telah berapa lama gw terpejam, ketika gw merasakan sesuatu yang merayap di atas perutku. Sesuatu yang hangat dan lembut. Perlahan gw membuka mataku, nyatanya Mbak Ayik tengah asyik menciumi, menjilati dan melumat permukaan kulit perut sixpackku.
“Aahhh…, Mbak Ayik tetap pengen nambah lagi?” desahku pelan.
Mbak Ayik tersenyum manja, “Habis…, kontol Pak Andika guede sih! Siapa sih yang gak ketagihan ama kontol segede ini!”
“Ah, Mbak Ayik ini bisa aja!” gw hanya merem melek, menikmati tangan beliau yang bermain-main nakal di selangkanganku. Dengan lembut Beliau membelai kejantananku dan mengurut-urutnya dengan jempol dan telunjuknya. Terasa nikmat terbukti. Mbak Ayik bertambah antusias ketika batang kontolku mulai membesar dan mengeras. Dan dengan rakus, Mbak Ayik mulai menjilatinya, melumat dan mengocok kejantananku dengan mulut mungilnya.
“Aaahhh…, aaahhh…, enak Mbak! Oohhh…!” gw hanya dapat mengerang keenakan.
“Hhhhmmm…., Pak Andika mau yang lebih enak lagi?” tanya Mbak Ayik menggoda.
“Emang ada yang lebih nikmat, Mbak?”
“Coba Pak Andika berdiri!” gw menuruti perintah Mbak Ayik . Dengan keadaan tubuhku tetap telanjang bulat, gw berdiri di atas ranjang. Sementara itu, Mbak Ayik yang berlutut di hadapanku tampak memandangi batang kejantananku yang telah berdiri mengangguk-angguk. Perlahan-lahan Mbak Ayik meraihnya dan mengocoknya dengan lembut. Kukira beliau bakal memasukkan batang kontolku ke dalam mulutnya, tapi nyatanya tidak. Beliau nyatanya malah menggosok-gosokkan batang kontolku di permukaan Tokednya yang lembut.
“Oohhh…. yaaahhh! Enak banget Mbak!”
Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015
“Ini tetap belum seberapa, Pak ! Coba Pak Andika rasakan yang ini…” Mbak Ayik menggeser batang kontolku dan menyelipkannya di antara belahan Tokednya. “Sekarang, coba ayunkan pantat Mas Andika !”
Gw menurut saja. Perlahan-lahan gw mengayunkan pantatku maju dan mundur, sementara Mbak Ayik menekan-nekan Toketnya kencang jadi batang kontolku terasa terjepit-jepit diantara susunya yang kenyal.
“Oouuhhh…! Mbak Ayik terbukti sangatlah pandai memanjakan pria! Ini sangatlah menarik, Mbak!” gw mendesah-desah nikmat. Susu Mbak Ayik yang menekan-nekan kontolku membikin diriku serasa melayang. Lama juga kami meperbuat foreplay ini. Hingga akhirnya Mbak Ayik meminta gw untuk segera menuntaskan permainan itu.
“Aahhh…, Pak Andika ! Mbak telah kepengen banget nih!” rengek Mbak Ayik . Beliau melepaskan jepitan susunya dan kemudian mengambil posisi semacam orang sedang menungging. Meskipun gw tetap belum begitu pengalaman, tetapi gw telah sempat menonton posisi semacam itu dalam film porno. Perlahan-lahan gw membimbing kejantananku yang telah berdiri keras ke arah celah kewanitaan Mbak Ayik yang menganga dari belakang. Mbak Ayik tampak menggigit bibir sendiri ketika gw mulai menggesek-gesekkan ujung kontolku di bibir memeknya.
“Ooouhhh…, ooohhh…! Cepetan masukin dong Pak !” rengek Mbak Ayik .
Pelan-pelan kutusukkan ujung kejantananku ke arah memek Mbak Ayik yang memerah.
“Aahhhh…!” gw melenguh nikmat. Di usianya yang telah tidak muda lagi, tapi Mbak Ayik tetap mempunyai memek yang seret lagi keset. Jepitannya tetap terasa kuat, seolah-olah ingin meremukkan batang kontolku. Terlebih ketika seluruh batang kontolku tertanam dan terhisap di dalam rongga memeknya. Sesaat gw membiarkan kontolku tertancap. Kemudian, pelan tapi pasti gw mulai mengayunkan pantatku maju-mundur.
“Aaaahhhh…, yeaahhh….! Sodokanmu mantep banget Pak Andika , Ooohhh…!” Mbak Ayik mengoceh tidak karuan. Ah-uh-ah-uh, oh-yeh-oh-yeh! Beliau juga hanya dapat meremas-remas seprei kusut itu saat gerakanku mulai cepat. Lama juga kami bermain dalam posisi doggy itu, hingga akhirnya Mbak Ayik terlihat sangat lelah.

Cerita Mesum Dukun Seksi Dengan Pasiennya TERBARU 2015
“Aduh…, Oouhhh… kita istirahat dulu ya sayang! Ooohhh…!”
Gw mencabut kontolku, sedangkan Mbak Ayik terguling ke samping dan terkapar dengan tubuh bersimbah keringat. Payudaranya yang montok tampak naik turun seiring dengan deru nafasnya yang terengah-engah. Seusai mengatur nafas berbagai saat, gwpun mulai melanjutkan aksiku. Kubentangkan kaki Mbak Ayik ke samping lebar-lebar, kuangkat kaki kanannya dan kuletakkan di atas bahuku. Perlahan-lahan kutarik pinggang Mbak Ayik dan kuarahkan batang kontolku menuju liang surgawinya yang menganga, dan sleeeep…!
Kembali kejantananku tertanam dalam lobang hangat itu.
“Aduuhh…, pelan-pelan dong sayang!” rintih Mbak Ayik .
Kembali gw ayunkan pantatku perlahan-lahan tetapi pasti. Mbak Ayik yang berada di bawahku tampak kelojotan menikmati aksiku ini. Terlebih ketika gw mempercepat ayunanku dan menekan kuat-kuat batang kontolku ke dalam rahimnya. Beliau hanya dapat mengerang nikmat sambil mencengkeram kuat-kuat otot-otot lengan dan dadaku. Sambil terus bergerak maju mundur, sesekali gw meremas-remas, menjilat, dan menciumi buah dadanya.
“Iyaah…aaghhh! Terus sayang…yahhh…yaahh…oouugghhh…. !” Mbak Ayik mengoceh tidak karuan. Tetapi gw tidak menghiraukannya. Gw terus memompa tubuh seksinya dengan gerakan mengorek-ngorek celah nikmat itu. Terus lama gerakanku terus liar.
“Ooohh…, Pak ! Saya telah nggak sanggup lagi…., Ooohhh…., saya mau keluarrr….!”
Gw merasakan dinding-dinding memek Mbak Ayik mengerut dan berdenyut-denyut, mencengkeram dan meremas-remas batang kontolku dari dalam. Terus lama kedutan memek Mbak Ayik semain cepat, faktor yang sama juga terjadi padaku. Batang kontolku telah terasa ngilu dan berdenyut-denyut. Hingga akhirnya…..
“Aaarrggghhh….! Aku keluar lagi say !” Mbak Ayik menjerit puas. Gw terus mempercepat gerakanku, mengoyak-ngoyak isi memek Mbak Ayik . Tetapi sebelum sperma keluar, gw segera mencabut kontolku. Sambil mengocoknya dengan tanganku, gw menyodorkan batang kontolku ke bibir Mbak Ayik yang terbuka. Gw terus mempercepat kocokan tanganku hingga akhirnya….
“Aaaaggghh….aaaghh….aaaghhh…!”
Crot…crot…croottt! Cairan putih kental muncrat beberapa kali ke mulut Mbak Ayik . Tanpa rasa jijik beliau menelan habis spermaku, kemudian menjilati sisanya yang tetap menempel di batang kontolku.
Seketika tubuhku lemas, tulang-tulangku seolah rontok. Dan gw pun terkapar di sisi Mbak Ayik .

“Oh, Pak Andika sangatlah perkasa! Terima kasih ya Pak !” gw memeluk tubuh Mbak Ayik dan mencium keningnya. Beliau tampak tersenyum puas sambil meletakkan kepalanya di atas dadaku dan mengusap-usap bulu-bulu halus di atasnya.
“Kalau saya sukses jadi Pegawai Negeri, Mbak Ayik mau minta apa?” tanyaku kemudian.
Mbak Ayik bangkit dan duduk bersimpuh di sampingku. “Saya tidak minta apa-apa kok, Pak !” beliau tersenyum, “Pak Andika tidak butuh membelikan saya apapun! Saya cuma minta ini…..” Mbak Ayik meraih kontolku yang terkulai tidak berdaya. Kemudian mengurut-urutnya dengan jemarinya yang lentik.
“Maksud Mbak Ayik ?” tanyaku tidak mengerti.
“Kalau Pak Andika sukses jadi PNS, saya cuma ingin Pak Andika mengunjungi saya setiap seminggu dua hingga tiga kali, memberi saya jatah untuk dientot pakai punya Pak Andika yang besar dan panjang ini…..” lanjut beliau sambil menjilati sisa-sisa sperma yang tetap lengket di batang kontolku.
“Ah, kalau itu sih gampang! Dengan bahagia hati saya bakal rutin siap melayani mbak!”
Mendengar jawabanku Mbak Ayik kegirangan. Dan beliau kembali menggugah birahiku dengan memberbagi kuluman dan kocokan di batang kontolku.

Beberapa minggu kemudian akhirnya gw sangatlah lolos menjadi PNS. Dan seusai dilaksanakan pelantikan, gw memenuhi janjiku terhadap Mbak Ayik . Setiap kali ada peluang, gw rutin berkunjung ke tempat Mbak Ayik, untuk memberinya kepuasan. Dan selagi berhubungan dengannya, beliau tetap saja mengakui kejantananku dalam bermain cinta! Cerita Ngentot Dukun Sexy hari ini demi cita citaku menjadi seorang PNS

Bagi kalian yang ingin melihat kumpulan foto-foto bugil terbaru 2015 yang Terhot dan Terupdate bisa klik di sini
Foto Bugil Terbaru 2015

-TAMAT-

Friday, February 20, 2015

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru
Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru - xcerita69.blogspot.com. Aku Sintia, aku baru saja nikah. Cuma gambaran mengenai nikah serta kenyataannya beda banget kaya semar dan arjuna. Terbayang nikmatnya kalo diranjang dengan suami hampir gak sempat aku rasakan, terbukti si, belum setaon aku nikah.
Aku nikah dengan lelaki mapan, punya segalanya: rumah, kendaraan buat aku juga, peralatan rumah modern serta lengkap. Yang kurang merupakan aktivitas di ranjangnya, maklum suamiku sangat workaholik (istilah untuk orang-orang yang gemar bekerja berlebihan hingga melupakan seluruh aspek kehidupannya), jadi aku jadi istrinya yang kesekian. Istri pertama, kedua, ketiga dst ya kerjaan lah. Kadang weekend pun dirinya kerja, tak jarangnya keluar kota. Kalo ada dirumah, kerja ampe tengah malem, aku dah ngantuk serta ketika naek ranjang dirinya dah letoy, jadi jaranglah aku dicolek2. Ya mo bilang apa, dari sisi materi terpenuhi tapi sisi yang satunya lagi enggak. Terbukti hidup ya kalo milih suami lelaki yang dah mapan serta workaholik pula. Aku berakhir sekolah langsung nikah, kenal suamiku juga gak lama, jadi pacaran bentar langsung dilamar serta dijadiin istri deh.
Aku punya temen Nina, temen akrab waktu kuliah, sampe sekarang. Aku tak jarang curhat ma Nina, tapi ya Nina gak dapat kasi jalan keluar apa2, cuma menjadi pendengar yang baek aja. Ya mendinglah dapat curhat biar gak ada solusinya juga, ketimbang dipendem dihati, dapat depresi lama2. Nina blon nikah tapi pengalaman ranjangnya banyak banget, dari mantan2 cowoknya.

Disatu weekend, semacam biasa aku jadi bujangan lagi sebab suami dah ngilang keluar kota, aku call Nina. Heran juga lama baru diangkat hapenya.
“Halo”, kedengaran suara Nina serak.
“Kamu sakit Nin”.
“Enggak kok”.
“Kok serak gitu”.
“iya neh, tak sedikit triak2 kali”.
“Ngapain triak2, ikut demo ya”.
“Iya demo kenikmatan”.
Aku gak ngerti juntrungan omongannya yang terbaru tapi aku gak nanya lebih lanjut, mungkin ada hubungannya dengan aktivitas ranjang.
“Kamu kesepian ya, ketempatku aja, ntar ikutan demo”.
“Aku ganggu gak, kan kalian lagi bernikmat ria”. Dirinya cuma tertawa,
“Gak kok, kan nanti dapat di bagikan”.
“Oke deh aku ke rumahmu ya”.
“Aku tunggu ya”.
Segera aku meninggalkan rumah, meluncur dengan mobil yang kusetir sendiri. enaknya punya suami mapan diluar ranjang, ya semua dah terdapat, tergolong mobil, biar gak mewah juga.

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru
Sesampe dirumah Nina, kulihat Nina masi acak2an, rambut gak disisir, dirinya cuma pake t-shirt gombrong panjang, jadi kaya rok super mini. “Blon mandi? Tumben, biasanya pagi2 dah rapi”. “Masi asik, jadi males mandi, masuk deh”. Aku duduk dimeja makan, dirinya lagi sarapan, “Mo ngikut sarapan?” “Aku dah sarapan dirumah”. Kami ngobrol santai aja, tiba2 keluar seorang lelaki dari kamar Nina, cuma pake celana singkat aja, bertelanjang dada.  Aku kaget ngeliatnya, nyatanya bapak mantan dosen. terbukti si pak dosen itu populer pemburu mahasiswi di kampus, tak sedikit mahasiswi yang jadi temen kencannya. orangnya si ganteng, atletis dengan dada yang bidang, serta mata kuliahnya susah lulusnya, jadi tak sedikit mahasiswi yang menggadekan badannya dengan tukeran nilai di katrol tanpa susah2 lagi. Kayanya Nina langganannya juga neh, ampe dah lulus tetap aja pengen dipatil ma kontol si bapak. Si bapak biasa saja melihat ada aku.
“Kamu Sintia kan”.
“Ya pak, apa kabar, kok bisa ada dimari”.
“Ya bisalah, saling share ma Nina kan”.
Aku tertawa, aku ngerti sekarang, rupanya Nina triak2 saking nikmatnya dientot si bapak, sampe serak gitu.
“Sintia ngeganggu bapak gak nih”.
“Sama sekali enggak, mau join? Katanya jablay (JArang di BeLAY)”.
Wah Nina ember juga ke si bapak.
“Membelay Nikmat Sin”, Nina nimbrung.
Si bapak, ikutan duduk serta sarapan bareng Nina. Aku agak risih sebab mereka suap2an didepanku.
“Kamu mo aku suapin juga Sin”, tanya si bapak sambil tertawa.
Aku cuman ngegeleng aja.
Abis makan, Nina ngajakin aku duduk di sofa, dirinya tetep aja gak mandi.
“Ada bokep asik Sin, mo liat gak?”. Nina langsung memutar dvdnya, nyatanya bokep lesbian, jepang. Ah uh nya seru juga. Aku gak sempat liat bokep lesbian, tapi ini seru juga, mereka pake dildo yang kedua ujungnya berbentuk palkon, panjang serta gede, ujung satunya masuk memek cewek pertama yang satunya terbenam di memek cewek kedua, mereka saling tindihan, yang diatas ngegenjotkan dildonya keluar masuk memek cewek yang dibawahnya, yang langsung ber ah uh ria, kaya lelaki perempuan aja. Si bapak ikutan nonton, duduk diseberang kita berdua. Nina mulai iseng, dirinya mengelus toketku. Aku risih serta menepis tangannya, dirinya malah mengelus pahaku yang hanya tertutup rok mini, aku sehingga menggelinjang dielus gitu, berahiku mulai muncul juga, pertama dampak bokep yang seru banget serta ditambah elusan tangan nakal Nina di toket serta pahaku. Nina makin agresif mengelus badanku.
Aku malah diciumnya di bibir dengan penuh nafsu. Kembali sensasi menakjubkan itu kurasakan, nafasku mulai menjadi terus tak karuan, aku telah tak tahan lagi, langsung saja kuremas kedua dadanya. Nina gak pake apa2 dibalik tshirt gombrongnya. Dua segera melepaskan t-shirtnya jadi langsung bertelanjang bulat. Dirinya menaruh tanganku di teteknya, yang langsung kuremas dengan gemas, besar serta kenceng, lebih besar dari toketku malah, sambil sesekali kuhisap, berkali-kali ia menjerit lirih. “Ohh.. mm.. uuouugh.. Sin.. uuhh..”jeritnya tertahan. Desahannya itu terus membikinku kehilangan akal, tanpa pikir panjang kumasukkan jariku ke dalam liang memeknya, “Bles..” terasa liang memeknya tetap rapat. Sesaat dirinya ingin berkata sesuatu tapi dengan cepat aku langsung membungkam mulutnya dengan bibirku. Aku heran juga kok bisa-bisanya aku ngeladenin permaenan Nina, padahal gak sempat terpikir sebelumnya aku akan gelut sesama perempuan. Canggih banget pengaruh bokep itu ya. Si bapak hanya senyum2 saja menonton ulah kita berdua. Dirinya asik nonton kita berdua, film bokepnya dimatikan.

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru
“Sin diranjang aja yuk”, Nina bangkit serta menyeretku ke kamarnya. Dirinya segera melepaskan t-shirt yang kukenakan, terpampanglah dua gundukan indahku terbalut BH putih berenda. Kita berpandangan, kemudian dirinya mengecup bibirku, serta aku diseretnya keranjangnya, si bapak juga ikut ke kamar Nina. Sprei sangat acak2an, abis bertempur dahsyat rupanya Nina serta si bapak. Nina kayanya bisex, makanya mau gelut ma aku juga.
“Sin, bodi kalian asik banget, proporsional ukurannya, itu jembut kalian lebat gitu, napsunya gede ya. Tersiksa banget kalo jablay (JArang di BeLAY) padahal napsunya gede”, kata si bapak memuji tubuhku. Aku hanya diam saja. Nina berbaring di sampingku, dibelainya rambutku dengan lembut, dikecupnya keningku, bibirku, kemudian lidahnya mulai menelusuri tubuhku, diciumnya dadaku, pagutan demi pagutan membikin aku kegelian. Pentilku tegak berdiri sebab aku telah sangat terangsang. Dijilati pentilku satu persatu. “Oooh..!” aku mendesah kegelian, dirinya pun mulai menghisap pentilku yang sebelah kanan sedang yang kiri dipilin-pilinnya dengan kedua jarinya. Aku makin mendesah, memejamkan mata sambil menggigit bibir, berusaha menahan gairah yang begitu menggelora. Bibir kita pun berjumpa, saling melumat, lidah kita saling berpilin, dada kita saling bergesekan. Nina telah tak sabar lagi, ia mulai melepas rok mini beserta cd yang aku pake. Saat ini kita berdua sama-sama telanjang bulat, kita mulai bergumul di atas ranjang, berguling-guling ke sana kemari. Bibirnya terus melumat bibirku, nafasku makin tak teratur, Dirinya menindih tubuhku sembari jarinya mengobok-obok memekku.
Kedua jarinya berusaha mencari titik G-spotku, hingga akhirnya dirinya menemukannya, kemudian ditekannya dengan jarinya. Berbagai saat kemudian aku mulai menggeliat-geliat, kedua kaki kulingkarkan ke pinggangnya, tubuhku mulai mengejang, bahkan pantatku hingga terangkat. Tubuhku makin mengejang dengan canggih hingga-sampai aku memejamkan mata. tangannya yang satu lagi meremas pantatku dengan kuat, tubuhku terus mengejang-ngejang. “Ooohh.. oughh.. aahh.. Nin.. aku mau keluar nihh.. oohh..” aku mendesah dengan keras. aku merasakan cairan hangat keluar dari memekku. Tidak lama kemudian aku pun mencapai orgasme, tubuhku mengejang dengan canggih, seolah-olah ada yang meledak dalam tubuhku. Aku terkulai lemas dalam pelukannya, dirinya tersenyum kepadaku, “Nikmat Sin?” aku hanya mengangguk lemes. “Terusin sama si bapak ya, katanya kalo pengen nikmat”, katanya lagi sambil bangkit dari ranjang, sementara aku masi terkapar di ranjang. Nina menghilang gak tau kemana, aku si gak perduli ma Nina lagi, ngebayang kenikmatan yang bakal menerkamku waktu si bapak ngentotin aku.

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru
Si bapak segera memposisikan badannya disebelahku tanpa menantikan persetujuanku lagi. Dirinya mengambil posisi memiringkan tubuh ke kanan menghadapku. Dirinya mulai aktif menciumi seluruh wajahku, tengkuk, belakang telinga, leher, terus turun ke bawah, toket kiriku diisap-isapnya, sementara yang kanan dipilin-pilinnya lembut. Rangsangan ini segera membangkitkan birahiku. Mulutnya bergerak lagi ke bawah, ke arah pusar, dijilatinya serta ditiupnya lembut, kembali aku mendesah-mendesis nikmat, sambil jari tangannya mengobok-obok lembut celah memekku, mengenai itilku, memunculkan kenikmatan yang hebaaaat, kukejangkan seluruh tubuhku, hingga pingganggku tertekuk ke atas, serrrrrr…. kubasahi tangannya yang lembut dengan semburan cairan hangat yang lumayan deras dari memekku. Cuman dielus aja aku dapat klimax lagi, tangannya sakti amir nih. “Pak, masukkan sekarang, Sintia udah nggak tahaaaannnn……”, pintaku manja tanpa rasa malu lagi. Masih dengan posisi miring-berhadapan, kubuka selangkanganku tinggi-tinggi, kugenggam kontolnya serta kusorongkan lembut ke celah memekku. “aaaaahhhhhh…….” lenguhanku kembali terdengar lebih seru. Terasa sekali ada benda bulat panjang yang keras banget menerobos masuk memekku. Sensasinya menarik, rasanya memek ku penuh keisi kontolnya yang lumayan gede itu, palagi dirinya mulai menekan pelan jadi ambles makin dalam. Kontolnya baru masuk setengahnya dalam memekku, dimajukannya lagi kontolnya, serta kumajukan pula memekku menyambut sodokannya yang mantap-perkasa. “Paaak… maju-mundurnya barengan, ya…..”, ajakku. Kita maju serta mundur bersamaan tanpa butuh diberi aba-aba, rasanya lebih enak dibandingkan pria di atas wanita di bawah. Kulihat si bapak merem-melek, demikian juga dengan diriku, kontolnya dengan irama teratur terus menghujam-mantap berirama di dalam liang memekku yang terasa sempit kemasukan kontolnya yang lumayan besar. Terasa sekali gesekan kontolnya ke dinding memekku, menarik nikmatnya. Baru hari ini aku merasakan nikmatnya dientot. Memekku mulai tersedut-sedut lagi, tanda bakal mengeluarkan semburan hangatnya. “Aduuuuhhhh, paaaak, enaaaaakkkkkkk……..”, aku agak berteriak sambil mendesis, dia belum muncrat, luar biasa kuatnya.

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru
“Ganti gaya, ya Sin, aku cabut dulu sebentar”, ajaknya sambil memutar tubuhku, tetap pada posisi miring membelakanginya. Dirinya memelukku kuat dari belakang, sambil meremas lembut kedua toketku, kuangkat kakiku sebelah, serta kuhantar lagi kontolnya memasuki memekku……“aaaaaaaaahhhhhhhhhhh…. enak, paaak……., gesekannya lebih terasa dari yang tadiiiiii…..” aku mendesah nikmat…..
Hari ini aku hanya diam, sedang dirinya yang lebih aktif memaju-mundurkan kontolnya yang belum muncrat-muncrat juga pejunya. Telah hampir satu jam dengan dua gaya ini, “Sin, aku mo ngecret, didalem ya”. “Ya pak, muncratin didalem aja, biar lebih nikmat lagi”. Dirinya terus mempercepat irama maju-mundurnya, serta “Aaah, aaah, aaahh….” dirinya mendesah sambil mengeluarkan pejunya dengan tembakan yang kuat-tajam-kental bagai melabrak seluruh dinding rahimku, setrumnya kembali menyengat seluruh kujur tubuhku. “Aaaaaaaa………” aku berteriak panjaaaanng sambil kusemburkan juga air memekku. Tenagaku sangatlah banyak terkuras, tanpa melepaskan pelukan serta juga kontolnya, tetap dengan posisi miring, kita terdiam lagi beberapa menit… hingga semua getaran mereda. “Sin, dah lama banget aku pengen ngentotin kamu, sejak kalian masi kuliah, tapi gak sempat kesampean. Nina aja sampe ketagihan ngentot ma aku, sampe kini masi sering minta aku entot. Nikmat gak Sin?”. “Nikmat banget pak, bapak kuat banget si ngentotnya, Sintia dapat berkali2 klimax bapak baru ngecret. Mo lagi ya pak nanti”. “Tu kan, apa aku bilang, perempuan yang jembutnya lebat mana puas cuma sekali maen”.

Cerita Hot Seorang Istri yang Jarang di Belay Terbaru
“Mandi bareng, yok” ajaknya. Dicabutnya kontolnya dari lobang memekku yang telah kering, aduuuhhhh enaknya. Aku pun segera bangun. Dirinya menarik tanganku, aku bangkit serta dipeluknya. Aku di ciumnya sambil menggelitiki toket serta memekku, kembali birahiku naik. Hingga di bawah kran pancuran air hangat, kita berdua berpelukan, berciuman, merangkul kuat. Dengan posisi berdiri kembali kontolnya mengeras bagai batu, segera kurenggut serta kugenggam serta kumasukkan lagi ke memekku. Staminanya kuat banget ya, gak tau deh semalem brapa ronde dirinya ngentotin Nina, skarang baru aja ngecret di memekku dah ngaceng lagi, keras banget. Dengan tubuh basah disiram air hangat dari pancuran, serta tetap dengan berdiri, kita ngentot lagi. Dirinya kembali menggerakkan kontolnya maju-mundur, sementara aku bagai menggelepar memeluk erat tubuhnya yang perkasa. “Pak, sabunan dulu, ya”, tanpa melepaskan kontolnya dari memekku, kita saling menyabuni tubuh kami, terutama di tahap-bagian yang peka-rangsangan. “Lepas dulu, ya Sin, aku ambilkan handuk dulu”, dirinya melepaskan tusukannya, menuju lemari pakaian Nina, serta diambilnya dua handuk baru, satu untukku satu untuknya. Berakhir handukan, aku bermaksud mengambil pakainku sebab kupikir aktivitas hari ini telah berakhir. “Eiittt, tunggu dulu, kontolku tetap keras nih, kudu dibenamkan lagi di memek kalian sampe aku ngecret lagi.” Gila, mau berapa kali aku orgasme hari ini. kuhitung-hitung telah 10 kali aku menyemburkan air memek sedari tadi dikilik ma Nina. Aku mengambil posisi sederhana, terlentang menantang biar dirinya dapat menindihku dari atas. Kami ngentot lagi sebagai hidangan penutup dengan “Gaya Sederhana” atau MOT. Dirinya semakin menggoyang kontolnya maju-mundur. Kembali aku bakal mencapai puncak lagi, sedang dirinya tetap semakin dengan mantapnya maju-mundur begitu kuat. “Pak, Sintia telah mau keluar lagiiiiii……”, kukejangkan kedua kakiku serta sekujur tubuhku. “Sin, aku juga mau keluar sekarang……”, dalam waktu bersamaan kami saling menyemprotkan serta memuncratkan cairan kenikmatan kami masing-masing. “Enaaak, paak…….” “Puaas, Sin……….” Dirinya langsung ambruk di atas tubuhku. “Kali ini merupakan hari yang paling luar-biasa dalam nasib Sintia pak, kayaknya Sintia gak bakalan lupa deh, makasi ya pak”. “Kalo kalian mau lagi, call aja, kami bikin janjian berdua aja, mau dimana terserah”, katanya sambil mencium lembut bibirku. Kupakai pakainku, kukecup lagi kedua pipi serta bibirnya, segera aku lari menuju kamar mandi, membersihkan pejunya yang tetap menetes dari celah memekku yang agak bonyok. Kukenakan cd, bh, rok mini, serta t-shirtku lagi. rambut kusisir rapi lalu aku keluar kamar. Nina gak kliatan, aku gak tau dirinya dimana, ya udah aku balik aja kerumahku dengan penuh rasa nikmat. Kebayar rasanya kenikmatan yang gak kudapet dari suamiku. Kapan2 tentu aku bakal mengulangi dengan si bapak, seperti tawarannya tadi

-TAMAT-